Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Jenis Belut Ular di Indonesia

Hewan dari famili Ophichthidae umumnya dikenal sebagai belut ular. Istilah Ophichthidae berasal dari bahasa Yunani, yaitu ophis artinya ular dan ichthys artinya ikan.

Hewan dari familia Ophichthidae umumnya dikenal sebagai belut ular. Istilah Ophichthidae berasal dari bahasa Yunani, yaitu ophis artinya ular dan ichthys artinya ikan.

Belut ular merupakan belut penggali, yang dinamai berdasarkan penampilan fisiknya, memiliki tubuh panjang seperti ular berbentuk silinder.

Sebaran dan Habitat

Belut ular ditemukan di seluruh dunia di perairan beriklim tropis hingga hangat. Mereka mendiami berbagai jenis habitat, dari perairan dangkal berpesisir hingga perairan sungai, di kedalaman hingga 800 m.

Sebagian besar spesies belut ular adalah berada di dasar perairan, bersembunyi di lumpur atau pasir untuk menangkap mangsa seperti krustasea dan ikan-ikan demersal atau karang kecil, tetapi kadang juga pelagis kecil.

Jenis Belut Ular di Indonesia

Di Indonesia belut ular dikenal dengan nama remang, dan saat ini baru ditemukan 3 jenis. Yaitu,1 jenis dari genus Cirrhimuraena dan 2 jenis dari genus Pisodonophis.

Genus Cirrhimuraena 

Saat ini ada 10 spesies di dunia yang teridentifikasi dalam genus ini. Sedangkan di Indonesia hanya satu spesies yang berhasil di Identifikasi hingga saat ini yaitu remang remah (Cirrhimuraena chinensis).

#1 Remang Merah ( Cirrhimuraena chinensis )

Remang Merah atau dikenal Chinese Fringelip Eel berhabitat di dasar bersubstrat lunak di muara dan pesisir dangkal. Tersebar di kawasan Pasifik Barat

Ciri morfologi; bibir atas dibatasi dengan cirri, sirip punggung dan sirip dubur berakhir sebelum ujung ekor yang keras, pangkal sirip punggung di atas bukaan insang, gigi kecil, runcing, (sekitar 4 baris dalam rahang, 2–4 baris pada vomer) coklat di atas, putih di bawah. Tumbuh maksimal hingga minimal 60 cm.

Genus Pisodonophis

Saat ini terdapat 9 spesies di dunia yang teridentifikasi dalam genus ini. Sedangkan di Indonesia telah ditemukan dua spesies, yang salah satunya masih dalam penelitian karena jenisnya baru ditemukan di Indoensia.

#2 Remang Hitam ( Pisodonophis cancrivorus )

Remang Hitam atau dikenal Longfin Snake Eel berhabitat di dasar bersubstrak lunak di muara dan pesisir. tersebar di kawasan Indo-Pasifik Barat.

Ciri morfologi; gigi molariform, tersusun multiseri di rahang dan vomer, sirip punggung dan sirip dubur berakhir sebelum ujung ekor yang keras, tidak ada cirri pada bibir atas, pangkal sirip punggung di atas bagian depan sampai pertengahan sirip dada, dasar sirip dada lebar. Tumbuh maksimal hingga 108 cm.

#3 Remang ( Pisodonophis sp. A )

Remang atau dikenal Indonesian Snake Eel, berhabitat di dasar bersubstrak lunak. Saat ini baru ditemukan di Indoensia.

Ciri morfologi; mirip dengan Remang Hitam (Pisodonophis cancrivorus) tapi gigi rahang kerucut dan satu seri dengan 1–2 baris pada vomer, sirip punggung dan sirip dubur berakhir sebelum ujung ekor yang keras dan runcing, tanpa cirri pada bibir atas, pangkal sirip punggung di lebih dari setengah sirip dada pertama, dasar sirip dada berlebar sedang. Tumbuh rata-rata 32 cm.

CERITA PESISIR
CERITA PESISIR dwicahyojs

Posting Komentar untuk "Jenis Belut Ular di Indonesia"