Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

68 Jenis Ikan Kerapu di Indonesia Bagian 2

Sebelumnya: 68 Jenis Ikan Kerapu di Indonesia

#11 Kerapu bintik ( Cephalopholis microprion )

Freckled Grouper atau kerapu bintik berasosiasi di terumbu karang dangkal dan berlumpur kisaran kedalaman 1–200 m. Tersebar di kawasan Indo–Pasifik Barat.

Freckled Grouper atau kerapu bintik berasosiasi di terumbu karang dangkal dan berlumpur kisaran kedalaman 1–200 m. Tersebar di kawasan Indo–Pasifik Barat.

Ciri morfologi; sirip punggung dengan 9 duri dan 14–16 jari lunak, sirip ekor membulat, 8 jari lunak sirip dubur, tubuh cokelat tua, bintik-bintik bertepi biru tua sebatas pada kepala dan bagian depan tubuh, kadang-kadang dengan baris pucat pada bagian depan tubuh. Tumbuh maksimal hingga 26 cm.

#12 Sunu Merah ( Cephalopholis miniata )

Red Coral Grouper atau sunu merah berasosiasi di terumbu karang terutama di air jernih kisaran kedalaman 2–150 m. Tersebar di kawasan Indo–Pasifik Barat.

Red Coral Grouper atau sunu merah berasosiasi di terumbu karang terutama di air jernih kisaran kedalaman 2–150 m. Tersebar di kawasan Indo–Pasifik Barat.

Ciri morfologi; 9 duri sirip punggung, sirip ekor membulat, 9 jari lunak sirip dubur, 47–56 sisik gurat sisi, oranye hingga kemerahan dengan garis dan bintik berukuran medium berwarna biru-abu, sirip dada luar kekuningan, ujung ekor kebiruan. Tumbuh maksimal hingga 50 cm.

#13 Kerapu Badut ( Cephalopholis polleni )

Harlequin Grouper atau kerapu badut berasosiasi di terumbu karang terutaman di air jernih kisaran kedalaman 30–70 m. Tersebar di kawasan Indo–Pasifik Barat.

Harlequin Grouper atau kerapu badut berasosiasi di terumbu karang terutaman di air jernih kisaran kedalaman 30–70 m. Tersebar di kawasan Indo–Pasifik Barat.

Ciri morfologi; sirip ekor tegak lurus, 9 duri sirip punggung, tubuh dan sirip kekuningan atau coklat kekuningan dengan garis-garis kebiruan tipis dan meluas ke tengah ¾ dari sirip ekor. Tumbuh maksimal hingga 43 cm.

#14 Kerapu pelana ( Cephalopholis sexmaculata )

Saddle Grouper atau kerapu pelana berasosiasi di terumbu karang kisaran kedalaman 10–150 m. Tersebar di kawasan Indo–Pasifik Barat.

Saddle Grouper atau kerapu pelana berasosiasi di terumbu karang kisaran kedalaman 10–150 m. Tersebar di kawasan Indo–Pasifik Barat.

Ciri morfologi; 9 duri sirip punggung, sirip ekor membulat, 49–54 sisik gurat sisi, oranye kemerahan dengan bintik-bintik kecil kebiruan menyebar, garis-garis kebiruan atau garis di dekat mata, 4 bercak hitam besar di bawah sirip punggung dan 2 di pangkal ekor. Tumbuh maksimal hingga 48 cm.

#15 Kerapu Tomat ( Cephalopholis sonnerati )

Tomato Grouper atau kerapu tomat berasosiasi di terumbu karang kisaran kedalaman 10–150 m. Tersebar di kawasan Indo–Pasifik Barat.

Tomato Grouper atau kerapu tomat berasosiasi di terumbu karang kisaran kedalaman 10–150 m. Tersebar di kawasan Indo–Pasifik Barat.

Ciri morfologi; tubuh lebar, 9 duri sirip punggung, sirip ekor membulat, 66–80 sisik gurat sisi, dewasa umumnya oranye terang–merah sampai coklat kekuningan dengan penutup berbintik halus kekuningan atau kemerahan yang sangat padat, terkadang berbercak pucat. Tumbuh maksimal hingga 57 cm.

#16 Kerapu Stroberi ( Cephalopholis spiloparaea )

Strawberry Grouper atau kerapu stroberi berasosiasi di terumbu karang kisaran kedalaman 15–110 m. Tersebar di kawasan Indo–Pasifik Barat.

Strawberry Grouper atau kerapu stroberi berasosiasi di terumbu karang kisaran kedalaman 15–110 m. Tersebar di kawasan Indo–Pasifik Barat.

Ciri morfologi; 9 duri sirip punggung, sirip ekor bulat, mirip dengan Kerapu Emas ( Cephalopholis aurantia ) tetapi berbeda karena memiliki tepi bawah tutup insang yang halus, sirip perut tidak mencapai dubur, bercoreng kemerahan pucat dengan merah lebih tua dan putih, 2 baris subterminal putih pada sirip ekor. Tumbuh maksimal hingga 22 cm.

#17 Kerapu Sirip Gelap ( Cephalopholis urodeta )

Darkfin Grouper atau kerapu sirip gelap berasosiasi di terumbu karang kisaran kedalaman 1–60 m. Tersebar di kawasan Indo–Pasifik Barat.

Darkfin Grouper atau kerapu sirip gelap berasosiasi di terumbu karang kisaran kedalaman 1–60 m. Tersebar di kawasan Indo–Pasifik Barat.

Ciri morfologi; 9 duri sirip punggung, sirip ekor membulat, 9 jari lunak sirip dubur, 54–68 sisik gurat sisi, cokelat kemerahan tua terkadang dengan bintik-bintik samar dan/atau garis-garis gelap, 2 garis putih pada sirip ekor yang menyatu di bagian belakang. Tumbuh maksimal hingga 28 cm.

#18 Kerapu Arafura ( Chelidoperca pleurospilus )

Arafura Perchlet atau kerapu arafura berasosiasi di terumbu karang dalam kisaran kedalaman belum diketahui. Tersebar di kawasan Pasifik Barat.

Arafura Perchlet atau kerapu arafura berasosiasi di terumbu karang dalam kisaran kedalaman belum diketahui. Tersebar di kawasan Pasifik Barat.

Ciri morfologi; tubuh memanjang, mata besar dan dorsolateral, rahang bawah menonjol, sirip punggung dengan 10 duri dan 9 atau 10 jari lunak, maksila tidak bersisik, tubuh oranye sampai merah muda dengan 5 baris hitam pendek di sisi dan serangkaian baris putih di bagian perut. Tumbuh maksimal hingga 16 cm.

#19 Kerapu Bungkuk ( Chromileptes altivelis )

Humpback Grouper atau kerapu bungkuk, kerapu tikus, kerapu bebek berasosiasi di terumbu karang dan tide pools ( kolam pasang surut) kisaran kedalaman 1-40 m. Tersebar di kawasan Pasifik Tengah dan Barat.

Humpback Grouper atau kerapu bungkuk, kerapu tikus, kerapu bebek berasosiasi di terumbu karang dan tide pools ( kolam pasang surut) kisaran kedalaman 1-40 m. Tersebar di kawasan Pasifik Tengah dan Barat.

Ciri morfologi; tubuh lebar, bentuk kepala sangat cekung, 10 duri sirip punggung, sirip ekor bulat, lubang hidung belakang seperti celah, coklat kehijauan pucat dengan bintik hitam kecil tersebar di kepala, tubuh dan sirip. Tumbuh maksimal hingga 70 cm.

#20 Kerapu Sabun ( Diploprion bifasciatum )

Doublebanded Soapfish atau ikan sabun berasosiasi di terumbu karang kisaran kedalaman 1–50 m. Tersebar di kawasan Indo–Pasifik Barat.

Doublebanded Soapfish atau ikan sabun berasosiasi di terumbu karang kisaran kedalaman 1–50 m. Tersebar di kawasan Indo–Pasifik Barat.

Ciri morfologi; tubuh lebar dan sangat pipih, sirip punggung dengan 8 duri dan 14–16 jari lunak, kepala dan badan kuning dengan baris kehitaman melalui mata dan baris gelap lebih luas di tengah tubuh, sirip punggung pertama gelap, sirip lainnya kekuningan. Tumbuh maksimal hingga 25 cm.

Selanjutnya : 68 Jenis Ikan Kerapu di Indonesia Bagian 3

CERITA PESISIR
CERITA PESISIR dwicahyojs

Posting Komentar untuk "68 Jenis Ikan Kerapu di Indonesia Bagian 2"