47 Jenis Ikan Kakap di Indonesia Bagian 3
#21
Kakap Merah, Kakap Asli (Lutjanus malabaricus)
Malabar Snapper atau di
Indonesia kita kenal Kakap Merah atau Kakap Asli, berasosiasi di terumbu dan
berbatu kedalaman 10–100 m. Tersebar di kawasan Indo–Pasifik Barat.
Ciri morfologi; mirip
dengan #12 tetapi berbeda karena memiliki mulut yang lebih besar (panjang
maksila hampir sama dengan jarak antara jari punggung terakhir dan jari sirip
dubur vs jauh lebih pendek), bentuk kepala lebih berpunuk, dan sirip ekor lebih
pendek. Tumbuh maksimal hingga 100 cm.
#22
Kelalah (Lutjanus monostigma)
Onespot Snapper atau di
Indonesia kita kenal Kelalah, berasosiasi di terumbu di dekat gua kedalaman
5–50 m. Tersebar di kawasan Indo–Pasifik Barat.
Ciri morfologi; baris
sisik mencuat di atas gurat sisi, tambalan gigi vomerine kurang memanjang ke
belakang, lekukan depan tutup insang tidak jelas, kekuningan sampai
kemerahmudaan, biasanya bebercak hitam pada gurat sisi, sirip kuning. Tumbuh
maksimal hingga 55 cm.
#23
Kakap Papua (Lutjanus papuensis)
Papuan Snapper atau di
Indonesia kita kenal Kakap Papua, berasosiasi di terumbu karang kedalaman 6–15
m. Tersebar di kawasan Perairan Bali dan Jawa Barat.
Ciri morfologi; lekukan
depan tutup insang tidak jelas, mirip dengan 68.18 tetapi berbeda karena
memiliki tanda kehitaman pada sirip ekor yang kurang jelas dan tidak seperti
bulan, bercak hitam berbeda pada sumbu sirip dada, dan coklat kemerahan di atas
dan oranye di bawah. Tumbuh maksimal hingga 35 cm.
#24
Jarang Koto, Badur (Lutjanus quinquelineatus)
Fivelined Snapper atau di
Indonesia kita kenal Jarang Koto atau Badur, berasosiasi di terumbu karang
kedalaman 0–40 m. Tersebar di kawasan Indo–Pasifik Barat.
Ciri morfologi; sirip
punggung dengan 10 duri dan 13–15 jari lunak, tubuh agak lebar, mirip dengan #6
tetapi berbeda karena memiliki 5 garis biru membujur di kedua sisi (2 di bawah
mata), bercak hitam besar di atas gurat sisi di bawah pangkal sirip punggung.
Tumbuh maksimal hingga 30 cm.
#25
Kampo, Kampuh, Gaga (Lutjanus rivulatus)
Speckled Snapper atau di
Indonesia kita kenal Kampo, Kampuh atau Gaga, berasosiasi di terumbu karang
kedalaman 0–100 m. Tersebar di kawasan Indo–Pasifik Barat dan Tengah.
Ciri morfologi; bibir
sangat tebal, 15 atau 16 jari lunak sirip punggung, tubuh lebar, sisik pada
sisi kecoklatan dengan bintik-bintik kecil kebiruan di tengah, kepala dengan
garis biru bergelombang, ikan muda dengan garis coklat tua dan bercak putih di
sisi. Tumbuh maksimal hingga 80 cm.
#26
Badur (Lutjanus rufolineatus)
Goldenlined Snapper atau
di Indonesia kita kenal Badur, berasosiasi di terumbu karang kedalaman 10–50 m.
Tersebar di kawasan Pasifik Barat dan Tengah.
Ciri morfologi; baris
sisik mencuat di atas gurat sisi, lekukan dalam pada depan tutup insang, sirip
punggung dengan 11 duri dan 13 atau 14 jari lunak, merah muda pucat dengan
10–12 garis kuning di kedua sisi, kadang-kadang dengan bercak hitam di gurat
sisi. Tumbuh maksimal hingga 28 cm.
#27
Jangki Tompel, Tembelon, Tompel, Gorara (Lutjanus russellii)
Russell’s Snapper atau di
Indonesia kita kenal Jangki Tompel, Tembelon, Tompel atau Gorara, berasosiasi
di terumbu karang kedalaman kedalaman 0–80 m. Tersebar di kawasan Indo–Pasifik
Barat.
Ciri morfologi; mirip
dengan #22 tetapi berbeda karena memiliki tambalan gigi vomerine memanjang ke
tengah, 7 atau 8 garis samar coklat keemasan pada sisi, bintik hitam sebagian
besar di atas gurat sisi, sirip punggung dan ekor kemerahan. Tumbuh maksimal
hingga 45 cm.
#28
Sawu, Snapper Bungkuk, Bambangan (Lutjanus sebae)
Red Emperor atau di
Indonesia kita kenal Sawu, Snapper Bungkuk atau Bambangan, berasosiasi dekat
terumbu karang kedalaman 0–100 m. Tersebar di kawasan Indo–Pasifik Barat.
Ciri morfologi; tubuh amat
lebar, 10 jari lunak sirip dubur, sirip punggung dengan 11 duri dan 16 jari
lunak, lekukan depan tutup insang berkembang dengan baik, merah atau
kemerahmudaan, individu lebih kecil dengan 3 garis merah tua. Tumbuh maksimal
hingga 80 cm.
#29
Bambangan (Lutjanus timoriensis)
Timor Snapper atau di
Indonesia kita kenal Bambangan, berasosiasi di terumbu karang kedalaman 30–150
m. Tersebar di kawasan India Timur dan Pasifik Barat.
Ciri morfologi; baris
sisik mencuat di atas gurat sisi, lekukan depan tutup insang tidak jelas, sumbu
sirip dada hitam, sirip punggung dan dubur bagian belakang memanjang, kemerahan
dengan barisan garis miring coklat kemerahan. Tumbuh maksimal hingga 50 cm.
#30
Mala (Lutjanus vitta)
Brownstripe Snapper atau
di Indonesia kita kenal Mala, berasosiasi di terumbu karang kedalaman 10–70 m.
Tersebar di kawasan India Timur dan Pasifik Barat.
Ciri morfologi; baris
sisik mencuat di atas gurat sisi, tambalan gigi vomerine memanjang ke tengah
belakang, coklat pucat sampai merah muda, garis tengah sempit gelap di samping,
garis kecoklatan samar mengikuti baris sisik pada sisi. Tumbuh maksimal hingga
40 cm.
Selanjutnya : 47 Jenis Ikan Kakap di Indonesia Bagian 4
Posting Komentar untuk "47 Jenis Ikan Kakap di Indonesia Bagian 3"