Teknik Pengoperasian Pukat Cincin (Purse Seine)
Umumnya,
operasi penangkapan ikan dengan pukat cincin terdiri dari: Pencarian kawanan
ikan atau pencarian rumpon (searching), penurunan jaring (setting), penarikan
tali kerut (pursing), penarikan jaring (hauling), dan pengangkatan hasil
tangkapan (brailling).
Pencarian kawanan ikan atau pencarian
posisi rumpon (searching)
Pengamatan dilakukan seperti berikut:
- Menggunakan alat bantu untuk pengamatan seperti alat teropong (binocular)
- Pengamatan dilakukan ditempat yang terbuka dan di bagian dek kapal yang paling tinggi.
- Jika kelihatan ada tanda-tanda adanya kawanan ikan, maka sampaikan kepada yang sedang mengemudikan kapal.
- Setelah dekat dengan kawanan ikan, pendeteksian kawanan ikan lakukan dengan alat yang ada.
- Pada kapal-kapal besar pendeteksian kawanan ikan dengan menggunakan SONAR.
Penurunan jaring (setting)
Pada
kegiatan setelah diputuskan atau disimpulkan bahwa akan dilakukan penangkapan
kawanan ikan tersebut, maka pekerjaan selanjutnya adalah penurunan jaring
(setting). Urutan pekerjaannya setting adalah sebagai berikut :
- Menggerakkan kapal sampai dengan posisinya tepat terhadap arah angin dan arus.
- Setelah posisi kapal sesuai dengan yang diinginkan, maka ujung jaring diturunkan dengan cara ditarik dengan skiff boat untuk purse seine 2 kapal.
- Kapal maju pelan dan melingkari kawanan ikan yang akan ditangkap.
Penarikan tali kerut (pursing)
Setelah
jaring diturunkan dan dilingkarkan untuk melingkari kawanan ikan, kegiatan
selanjutnya adalah sebagai berikut:
- Setelah jaring dilingkarkan, tali kerut jaring (purse line) ditarik dengan menggunakan pangsi penarik tali kerut (Purse line winch) atau dengan menggunakan kapstan sampai dengan bagian bawah jaring jadi satu atau bagian bawah jaring jadi tertutup.
- Tali kerut ditarik hingga bagian pelampung jaring yang melengkung ke dalam lingkaran jaring dengan menggunakan skiff boat.
- Lakukanlah penarikan tali kerut sampai dengan semua cincin (ring) terikat di dewi-dewi tali kerut (Purse Davit).
Tahapan Pekerjaan yang dilakukan dalam kegiatan
penarikan/pengangkatan jaring ke atas dek kapal (hauling) adalah sebagai
berikut:
- Ujung jaring yang tidak ada kantongnya ditarik secara berurutan dengan menggunakan alat penarik jaring berupa Power block.
- Selanjutnya jaring disusun kembali pada tempatnya, agar siap pada setting yang berikutnya.
- Penarikan jaring dilakukan sampai dengan ikan terkumpul pada bagian kantong jaring.
Pengangkatan ikan ke atas kapal (brailling)
Setelah
selesai penarikan jaring, maka ikan akan terkumpul dibagian kantong jaring
(bunt). Tahapan kegiatan berikutnya adalah:
- Siapkan pangsi (winch) yang telah dipasangkan serok besar.
- Serok diulurkan dengan posisi miring ke jaring bagian kantong dimana ikan terkumpul.
- Serok ditarik hingga posisinya menjadi mendatar, sehingga ikan berada di dalam serok.
- Serok diangkat dengan menggunakan tenaga motor elektronik sampai posisi serok berada di atas lubang palkah.
- Tali pengikat ujung serok ditarik, sehingga ikan keluar dari serok dan masuk kedalam palkah yang sudah disiapkan unit pendingin ikan.
- Kegiatan pengangkatan ikan dilakukan sampai dengan semua ikan yang berada di dalam kantong jaring terangkat semuanya.
Setelah selesai kegiatan pengangkatan ikan, semua bagian jaring diangkat dan disusun lagi di atas dek dan siap diturunkan lagi pada kegiatan setting berikutnya. Kegiatan selanjutnya adalah menangani ikan hasil tangkapan.
Posting Komentar untuk "Teknik Pengoperasian Pukat Cincin (Purse Seine)"