Hiu Paus, Ikan Terbesar di Dunia
Hiu paus (Rhincodon typus) adalah hiu terbesar dan sekaligus ikan terbesar yang hidup saat ini. Ukuran panjang rata-ratanya adalah 5-10 meter dengan berat bisa mencapai 10 ton lebih.
Meski ukuran maksimum hiu paus tidak diketahui, tetapi diperkirakan bisa tumbuh mencapai panjang 20 m.
Makanan utamanya adalah plankton, mereka melakukan perjalanan jauh untuk menemukan makanan yang cukup untuk memenuhi kebutuhannya yang sangat besar dan sekaligus untuk bereproduksi.
Hiu paus ditemukan di
semua samudra tropis di dunia. Warna bintik putih adalah ciri khas mereka yang
membuat raksasa ramah ini mudah dikenali di kalangan perenang snorkel dan
penyelam di lokasi tempat mereka berkumpul di lepas pantai.
Hiu paus dewasa sering
ditemukan muncul di permukaan untuk mencari makan, tetapi mereka lebih sering
menghabiskan waktunya menyelam hingga kedalaman 1000 m.
Hiu paus dilindungi dari aktifitas penangkapan ikan di berbagai negara saat ini, tetapi jumlahnya masih terus menurun di beberapa wilayah perairan.
Makanan
Seperti halnya ikan
terbesar kedua di dunia yaitu hiu penjemur, hiu paus adalah menyaring air untuk
mendapatkan makanan yaitu plankton.
Binatang itu menjulurkan
rahangnya yang berukuran sangat besar dan secara pasif menyaring segala sesuatu
yang dilewatinya.
Secara teori, mekanisme
tersebut disebut teknik "cross-flow filtration", mirip dengan
beberapa jenis ikan bertulang sejati dan paus balin.
Karakteristik
Bentuk Kepala hiu paus
rata dan memiliki moncong tumpul di atas mulutnya dengan duri pendek menonjol
dari lubang hidungnya.
Punggung dan bagian samping badangnya berwarna abu-abu hingga coklat dengan bintik-bintik putih pucat di antara garis vertikal dan horizontal, dengan bagian perut berwarna putih.
Terdapat dua sirip punggung terletak di bagian belakang tubuh, yang berakhir dengan sirip ekor berlobang ganda (atau ekor).
Sebaran
Hiu paus menyukai perairan
hangat yang terdapati disemua laut tropis. Mereka diketahui bermigrasi setiap
musim semi ke landas kontinen di pesisir barat tengah Australia.
Hiu paus melakukan pemijahan
di kawasan terumbu karang Ningaloo Reef. Di tempat ini menyediakan pasokan
plankton yang melimpah bagi hiu paus.
Meski berukuran besar, hiu
paus adalah ikan jinak. Mereka tidak terganggu ketika didekati manusia, dan
terkadang mengizinkan perenang untuk menyentuh bahkan menumpang saat berenang.
Ancaman
Saat ini, hiu paus terdaftar sebagai spesies yang rentan punah. Namun, mereka masih terus diburu
di beberapa bagian di Asia, seperti Filipina.
Hiu paus sangat dihargai
di pasar internasional. Permintaan akan daging, sirip, dan minyak menjadi ancaman
bagi spesies tersebut.
Hiu paus lebih sering
menjadi korban bycatch atau penangkapan tidak sengaja, spesies non-target di
alat tangkap.
Selain itu, pariwisata yang mempertontonkan hiu paus menghadirkan ancaman lain bagi spesies ini, karena dapat mengganggu proses makan dan melukai ikan ini oleh baling-baling kapal.
Posting Komentar untuk "Hiu Paus, Ikan Terbesar di Dunia"